STUDI SIFAT EKSPANSIF TANAH DAERAH PASIR CIKATOMAS – PASIR MUNJUL, KABUPATEN PURWAKARTA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP GERAKAN TANAH

Y Sunarya Wibawa, Khori Sugianti, Achmad Subardja

Abstract


Penelitian sifat ekspansif pada tanah pelapukan dilakukan mengingat pembangunan infrastruktur berada pada jenis tanah ini. Gerakan tanah sering terjadi pada tanah yang memiliki sifat ekspansif karena perubahan kandungan air tanah. Peristiwa gerakan tanah telah terjadi pada lereng jalan di daerah Pasir Cikatomas – Pasir Munjul, Kabupaten Purwakarta. Akibat gerakan tanah ini mempengaruhi badan jalan dan mengalami gangguan kestabilannya. Penelitian dilakukan dengan
metode pemetaan geologi teknik, uji lapangan dengan alat sondir, pengambilan conto tanah dan uji mekanika tanah di laboratorium untuk mengetahui sifat-sifat indeks, batas-batas Atterberg, ukuran butir, dan kekuatan tanah. Uji dengan alat sondir di lapangan menunjukkan bahwa ketebalan tanah pelapukan memiliki ketebalan bervariasi dari 2,40 - 14,20 m dengan susunan sebagai berikut: di
atas batuan dasar dijumpai berturut-berturut pasir, lanau, dan lempung. Hasil analisis tanah di laboratorium menunjukkan dominasi fraksi butir halus, terdiri atas lempung lanau dengan plastisitas rendah - tinggi (MH-CL). Kadar air (w) maksimum 59,90% dan minimum 23,56%, berat jenis (Gs) 2,48 - 2,80, berat isi asli (γ) 1,39 - 1,99 gr/cm3, berat isi kering (γd) 0,91 gr/cm3 - 1,57 gr/cm3, angka pori (e) antara 0,71 - 1,95. Kohesi tanah (c) antara 12,193 - 40,372 kPa dan sudut geser (φ) 14,418° - 29,078°. Berdasarkan hasil tersebut potensi tanah mengembang (sweeling) pada
kondisi tanah basah dan mengkerut pada kondisi kering.

Keywords


Tanah ekspansif, pelapukan, gerakan tanah

Full Text:

PDF

References


ASTM., 1992. Standart Test Methods for Classification of Soils for Engineering Purposes. 1992 Annual Books of ASTM Standart, vol. 04-08.

Das, B. M., 1995. Mekanika Tanah 1. Erlangga. Jakarta.

Fugro, 2004. Cone penetration testing (CPT), Fugro Engineering Services Limited, Hithercroft Road, Wallingford, Oxfordshire OX10 9RB, http://www.fes.co.uk/downloads/datasheets/cpt/Datainterpretation/CPT Hand-book.pdf.

Hardiyatmo, HC., 2006. Penanganan Tanah Longsor dan Erosi, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Hirnawan, F., 1997. Perilaku tanah ekspansif dan peningkatan parameter ketahanan oleh peran vegetasi. Buletin Geologi Tata Lingkungan, 18, 1 -11.

Holtz, R.D. dan Kovacs, W.D., 1981. An Introduction to Geochemical Engineering. Prentice Hall.

Irfan, T.Y. dan Dearman, W.R., 1978. Engineering classification and index properties of a weathered granite. Bulletin of the International Association of Engineering Geology, 17, 79-

Rahardjo., 2005. Residual and Volcanics Soils for University Parahyangan Presentation. Proceeding of Parahyangan National Seminar. pp 11 -18.

Saroso, BS., 2002. Landslides and Slope Stability (Geologi dan Longsoran di Indonesia), Prosiding Seminar Nasional, Bandung.

Seed, H. B., Woodward, R. J., Jr. dan Lundgren, R.,1962. Prediction of swelling potential for compacted clays: J. ASCE, Soil Mechanics and Foundation Division, 88, No. SM-3, Part I,

-87.

Wesley, L, D., 1973. Some basic engineering properties of halloysite and allophane clays in Java, Indonesia. Geotechnique, 23(4), 471-494.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.